Milineal Yang Tidak Akan Mendapat Kebebasan Finansial

Home / Milineal Yang Tidak Akan Mendapat Kebebasan Finansial

Kebebasan berfinansial selalu menjadi impian atau dambaan bagi setiap orang yang ada di dunia ini. ya ini si memang sudah pasti dan sangat umum dinginkan bagi stiap orang yang ada. Simpelnya saja bebas finansial dengancara hidup yang mapan, tenang dan juga tidak was-was soal kebutuhan hidup. Ya intinya ketika kalian mencapai situasi seperti ini, ya kalian sudah sejahtera aja pokoknya hehe.

Susah menyingkirkan kata-kata “ Kanker “ alias kantong kering. Disaat tanggal tua hal ini masih menjadi salah satu keluhan yang dialami oleh setiap orang pada umumnya. Dan setelah diperkirakan ternyata masalahnya ada pada kaum milineal yang memiliki kriteria seperti yang nantinya kita jelaskan pada artikel di bawah ini.

Tidak Mengerti Mengapa HARUS BEBAS FINANSIAL ?

Point pertama yang menjadi rancu adalah hal ini. intinya, diri sendiri merasa tidak mengerti kenapa dirinya harus merasakan bebas finansial. Mereka yang memiliki mindset seperti ini sangat cenderung “Entar-entaran” , “ Nanti-nanti aja”, “ belakangan deh”, dalam hal yang menyangkut investasi. Padahal hal ini di ibaratkan jika kalian gak ada duit di bulan ini, maka karena adanya Investasi akan aman di bulan depan.

Orang-orang yang seperti inilah yang akan memiliki sikap dengan menghalalkan sikap Konsumtif. Padahal, hal ini sudah sangat jelas membuat kalian semua akan jauh dari yang namanya kebebasan finansial yang ada.

Salah Penafsiran Atau Mengartikan Kebebasan Finansial

Tidak sedikit , sebagian orang yang memiliki beranggapan kalau orang yang sudah bebas finansial pasti dari dulu sudah menjadi orang yang kaya atau tajir dari dulu kan ya. Ya minimal sekali , kemungkinan kalian anak dari pemilik usaha, direktur atau sebagainya yang kapasitasnya sebagai orang kaya.

Sebentar sebentar, anaknya ?  apa dengan kalian menjadi anak pemilik dari usaha batu bara sudah benar-benar merdeka menghadapi finansial? Belum tentu guys. Baik kalian jadi anak pemilik usaha atau apapun itu, jika kalian belum merubah pola pikir atau mindset kalian untuk kedepannya lebih makmur maka bel;um ada kata merdeka dalam berfinansial.

Tidak Ingin Mencari Tahu Mengenai Kebebasan Finansial

Sebenarnya orang-orang ini sudah paham dan tahu akan adanya kebebasan finansial, tapi orang-orang ini tidak ingin mencari tahu lebih lanjut soal cara mencapai situasi ini. alhasil pastinya orang-orang ini atau kalian mungkin Cuma bisa bermimpi saja akan adanya kebebasan berfinansial. Ketika nantinya diajak melakukan Investasi, pasti akan ada ucapan “ aduhh, pusing deh sama yang begituan”..” aduhhh, gak cukup waktu”, “ hmm, jujur deh takut raguu nantinya” dan masih banyak lagi.

Ya jangankan investasi, tabungan aja deh, udah pasti kekurang terus menerus tiap bulannya. Bahkan gaya hedon sudah membuat terkuras setiap minggunya. Padahal jika diinestassikan pasti duit kalian orang sudah menggunung tuh dan sekarang sudah bisa menikmati hasil dari Investasi yang kalian taro.

Tidak Memiliki Yang Namanya Komitmen

Kalian sudah tahu akan kebebasan finansial ini, sudah tahu juga bagaimana untuk mencapai kebebasan finansial ini, namun sayangnya orang-orang justru tidak pernah komit akan adanya tujuan untuk mencapai kebebasan finansial. Baru saja kalian membeli sebuah reksadana untuk melakukan investasi gak taunya di bulan depan sudah ditarik karena sudah mau liburan dan membutuhkan duit. Jadi buyar deh semuanya.

Terus kalian baru investasi membeli Emas sekitar 15 gram, niat disimpen dari tahun ketahunnya namun belum ad sebulan saja sudah langsung dijual karena harga emas suadh naik. Ternyata dalam hal ini duitnya dihamburkan demi gaya modern aja. Hadeuh…

Salah Dalam Melakukan Pergaulan

Mencapai kebebasan finansial ini makin mudah terjadi ketika kalian berada di lingkungan yang tepat. Ketika seluruh kerabat atau juga teman mendukung untuk melakukan Investasi dan juga nabung serta sering cerewet saat menghamburkan uang untuk keperluan yang tidak-tidak saja. Justru inilah respon positif yang harusnya kalian terima dengan baik untuk kedepannya.

Coba bayangkan ketika kalian tinggal dilingkungan yang benar-benar hidupnya konsumtif “ aduhh… Ancur guys harapn kalian kedepannya. Makin jauh deh tuh sama kata-kata bebas berfinansial. Jadi saran mimin kalian harus pintar-pintar dalam memilih teman ya guys.